Hikmah dari Tasyakuran 4 Bulanan

Tasyakuran 4 bulanan atau yang biasa disebut “ngupati” (dalam bahasa jawa) adalah sesuatu yang lumrah, hal yang menunjukkan rasa syukur terhadap Allah SWT atas kehadiran buah hati yang sangat diharapkan bagi pasangan suami istri. Tasyakuran tersebut di adakan yang mempunyai tujuan yaitu agar anak yang dikandung selalu dalam keadaan sehat wal ‘afiat dan menjadi anak yang sholeh/sholeha.

Secara harfiah tidak ditemukan dasar dalam syariat. Hanya saja, dalam fiqih disampaikan bahwa apabila dalam kegiatan tersebut tidak terdapat hal-hal yang dilarang agama bahkan merupakan kebajikan seperti shodaqoh, qiro’atul Qur’an dan sholawat kepada Nabi serta tidak meyakini bahwa penentuan waktu itu adalah sunnah, maka hukumnya diperbolehkan. 

Penentuan bulan keempat tersebut, mengingat pada saat itu adalah waktu ditiupnya ruh oleh Malaikat kepada si janin di dalam kandungan, sebagaimana dijelaskan dalam hadits shahih. Dalam al-Qur’an al-Karim difirmakan: 

“Dialah Yang menciptakan kamu dari diri yang satu dan daripadanya Dia menciptakan istrinya, agar dia merasa senang kepadanya. Maka setelah dicampurinya, istrinya itu mengandung kandungan yang ringan, dan teruslah dia merasa ringan (beberapa waktu). Kemudian tatkala dia merasa berat, keduanya (suami istri) bermohon kepada Allah, Tuhannya seraya berkata: “Sesungguhnya jika Engkau memberi kami anak yang sempurna, tentulah kami termasuk orang-orang yang bersyukur”. (QS al-A’raf : 189).

Niat baik harus di sertai dengan sesuatu yang baik. Artinya peringatan tasyakuran 4 bulan an diisi dengan membaca ayat suci Al-Qur’an dan memanjatkan do’a-do’a yang baik. 
Di saat mengadakan tasyakuran 4 bulanan, ayat Al-Qur’an yang dibaca tidak terikat. Ayat apa saja selama bersumber dari Al-Qur’an, semuanya baik untuk dibaca. Namun apabila ingin lebih spesifik dalam pembacaan ayat suci Al-Qur’an ketika tasyakuran 4 bulanan, dianjurkan untuk membaca surat Maryam ayat 16-36 yang berkisah tentang Maryam yang belum pernah disentuh oleh lelaki dan bisa melahirkan putra yaitu Nabi Isa AS. Hal itu membuktikan bahwa apa yang terjadi terhadap Maryam adalah bukti kebesaran Allah, jika Allah berkehendak maka terjadilah.

Jangan lupa untuk senantiasa memanjatkan doa yang baik untuk masa depan anak-anak kita. Kita memohon kepada Allah agar ditentukan rezeki yang halal, luas, berkah, dan mudah dalam meraihnya. Serta agar anak-anak kita diberikan umur yang berkah yang senantiasa dalam ketaatan, dan mampu memberikan manfaat kepada orang lain, tidak menjadi orang yang pelit harta maupun ilmu dan dimatikan dalam keadaan khusnul khotimah.

kami dari tim Refiza Souvenir menawarkan sebuah produk yaitu Buku Do’a Pengajian 4 bulanan dengan isi yang lengkap dan desain yang bagus dan elegan. Pemesanan sangat mudah, anda hanya perlu menghubungi customer service kami melalui whatsapp di nomor 08978024789. Tentunya pembelian dalam jumlah banyak mendapatkan harga yang lebih murah. Bagi anda yang berminat, tersedia juga paket souvenir islami yang lain seperti mukenah, hijab, tasbih, buku-buku doa (yasin, al-kahfi, majmu’ syarif, dan masih banyak lagi). Untuk info lebih lanjut silakan kunjungi instagram @refizasouvenir dan juga website kami www.refiza.com. Semoga bermanfaat!

Tinggalkan Balasan