Hukum Penikahan Dalam Islam

 Semua orang pasti ingin menikah, namun pastikan niat untuk menikah adalah mencari ridho Allah SWT. Ada baiknya sebelum menikah Anda mengetahui berbagai hukum pernikahan dalam Islam. Walaupun hukum asalnya sunah , namun hal ini bisa berubah tergantung dari sang calon mempelai. Berikut hukum-hukum pernikahan dalam islam :

http://picturerumahminimalis.com/desain-pelaminan-modern/
http://picturerumahminimalis.com/desain-pelaminan-modern/

  1. Wajib :Hukum menikah menjadi wajib ketika seseorang tidak bisa menahan hawa nafsunya. Jika tidak disegerakan menikah, dikhawatirkan akan berzina.  Anjuran bagi yang mampu menikah dan dikhawatirkan akan terjerumus ke dalam maksiat jika tidak menikah. Sehingga latar belakang perintah nikah adalah karena dalam rangka menghindari yang haram. Inilah pendapat mayoritas ulama dan ada hal lain yang mewajibkan seseorang untuk segera menikah ialah apabila ia memiliki nazar untuk menikah
  2. Sunnah : Yang tidak sampai diwajibkan untuk menikah adalah mereka yang sudah mampu namun masih merasa takut jatuh kepada zina. Karena memang usianya yang masih muda atau lingkungannya yang cukup baik. Orang yang punya kondisi seperti ini hanyalah disunnahkan untuk menikah, namun tidak sampai wajib. Sebab masih ada jarak tertentu yang menghalanginya untuk bisa jatuh ke dalam zina yang diharamkan Allah SWT.
  3. Makruh : Orang yang tidak punya penghasilan sama sekali dan tidak sempurna kemampuan untuk berhubungan, hukumnya makruh bila menikah. Namun bila calon istrinya rela dan punya harta yang bisa mencukupi hidup mereka, maka masih dibolehkan bagi mereka untuk menikah meski dengan karahiyah (terpaksa). Sebab bukan wanita yang menanggung beban dan nafkah keluarga, melainkan menjadi tanggung jawab pihak suami. Bila kondisi demikian berpengaruh kepada ketaatan dan ketundukan istri kepada suami, maka tingkat kemakruhannya menjadi jauh lebih besar.
  4. Haram : Hukum pernikahan bisa menjadi haram ketika tidak bisa memenuhi dan melaksanakan hak-hak istri. Pernikahan juga menjadi haram ketika kedua mempelai merupakan pasangan yang tidak boleh dinikahkan karena sedarah atau saudara sepersusuan, atau juga menikah dengan niat untuk menceraikan atau nikah kontrak. Dan juga pernikahan yang haram dari sisi lain lagi seperti pernikahan yang tidak memenuhi syarat dan rukun. Seperti menikah tanpa wali atau tanpa saksi.

Demikian ulasan hukum-hukum pernikahan dalam Islam. Ketika sudah siap menikah secara lahir maupun batin, tunggu apa lagi? Yuk, segera sempurnakan separuh agama kita.