Idul Adha

1

Tak terasa Idul Adha sebentar lagi. Idul Adha adalah hari raya umat Islam yang jatuh pada tanggal 10 Dzulhijah tahun Hijriyah tepat 70 hari setelah perayaan Idul Fitri. Dalam rangka memperingati peristiwa kurban ketika Nabi Ibrahim diuji oleh Allah SWT untuk mengorbankan anak yang sangat ia cintai, yaitu Nabi Ismail AS. Ketika akan disembelih oleh ayahnya, Allah SWT menggantinya dengan domba.

Peristiwa penyembelihan Nabi Ismail AS oleh ayahnya yaitu Nabi Ibrahim AS sangat penting, oleh karena itu diabadikan dalam Al-Qur’an:

“Hai anakkku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu “maka fikirkanlah apa pendapatmu? Ismail menjawab: Wahai bapakku kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu. InsyaAllah engkau akan mendapatiku termasuk orang yang sabar.” (QS Aa-saffat: 102)

Idul Adha disebut dengan “Hari Raya Idul Qurban”, mengapa disebut demikian? karena, di saat itu umat muslim menyembelih qurban berupa domba, sapi, dan unta sebagai bukti ketaqwaan kepada Allah SWT.

“Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. Maka dirikanlah salat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah. Sesungguhnya orang-orang yang membencimu dialah yang terputus.” (Al-Kautsar: 1 — 3).

Hewan yang diperbolehkan untuk berkurban antara lain kambing jawa yang berumur satu tahun, sapi yang berumur dua tahun, dan unta yang berumur lima tahun, baik itu jantan atau betina. Seperti hadits sebagai berikut :

Dari Abu Hurairah ra berkata, aku pernah mendengar Rasulullah saw bersabda, “Binatang kurban yang paling bagus adalah kambing yang jadza’ (powel/berumur satu tahun).” (HR Ahmad dan Tirmidzi). 

Tanpa kita sadari, berqurban mempunyai hikmah dan manfaat, antara lain:

  1.  Dicintai Allah
  2. Hewan kurban akan menjadi saksi amal ibadah di hari akhir
  3. Bekal pahala di hari akhir
  4. Dikuatkan imannya
  5. Melatih diri untuk menjadi dermawan

Selain “Hari Raya Qurban”, juga disebut sebagai “Hari Raya Haji” karena bertepatan saat kaum muslim dan muslimin sedang melaksanakan ibadah haji utama, yaitu wukuf di Arafah.

by Amalia Miza