Pengajian Jelang Pernikahan

Bagi Anda para calon pengantin yang sedang diribetkan dengan persiapan pernikahan tidak ada salahnya meluangkan sedikit waktu untuk membaca referensi-referensi dari internet. Banyak sekali tips-tips untuk mempersiapkan serangkaian acara pernikahan dari awal hingga resepsi pernikahan. Salah satunya yang akan dibahas adalah acara pengajian jelang pernikahan.

Sebagian calon pengantin menyelenggarakan pengajian disusul dengan prosesi siraman. Prosesi adat ini tampaknya memang masih menjadi favorit para calon pengantin. Namun ada juga yang hanya menyelenggarakan pengajian saja karena lebih efisien. Susunan acara pengajiannya pun berbeda-beda, tergantung Anda sebagai penyelenggara. Tentunya disesuaikan dengan kebutuhan.

download

Pengajian menjelang pernikahan dilaksanakan untuk meminta doa restu menikah kepada kedua orang tua, disaksikan seluruh keluarga besar dan tamu undangan yang hadir. Pengajian biasanya diselenggarakan terpisah oleh kedua calon pengantin, di kediaman pihak keluarga perempuan dan kediaman pihak keluarga laki-laki. Di dalamnya disampaikan juga nasehat pernikahan untuk calon pengantin, terutama yang berhubungan dengan kehidupan berumah tangga.

Biasanya pada acara pengajian juga dibagikan buku kecil pengajian pernikahan yang berisi surat-surat pilihan dan doa untuk kedua mempelai. Ini kira-kira daftar isinya:

I. Sekapur Sirih
II. Sambutan Shahibul Hajat
III. Memelihara Rumah Tangga
IV. Doa Dari Calon Mempelai
V. Pesan Orang Tua
VI. Doa Orang Tua
VII. Kalam Ilahi
1. Q.S. (14) Ibrahim ayat 7
2. Q.S. (4) An-Nisaa’ ayat 1
3. Q.S. (30) Ar-Ruum ayat 21
4. Q.S. (25) Al-Furqan ayat 74
5. Q.S. (31) Luqman ayat 14
VIII. Ayat-Ayat Suci Al-Quran
1. Q.S. (1) Al-Fatihah ayat 1-7
2. Q.S. (55) Ar-Rahman ayat 1-78
3. Q.S. (112) Al-Ikhlas ayat 1-4
4. Q.S. (113) Al-Falaq ayat 1-5
5. Q.S. (114) An-Naas ayat 1-6
6. Q.S. (2) Al-Baqarah ayat 255
IX. Doa Untuk Calon Mempelai
X. Shalawat
XI. Doa Penutup

Selain itu juga dibagikan souvenir sebagai tanda terima kasih untuk para tamu yang hadir. Kebanyakan tamu undangan adalah dari kalangan ibu-ibu. Mulai dari tetangga, teman-teman, dan sanak saudara. Oleh karena itu souvenir yang dipilih juga benda-benda yang identik dengan ibu-ibu. Misalnya mukena, jilbab, aksesoris, atau tasbih. Pemilihan warna juga harus diperhatikan, tentu harus warna yang menjadi favorit para ibu. Supaya mereka terkesan dan senang mengenakannya dalam keseharian.

Nah, itu adalah ulasan mengenai pengajian menjelang pernikahan. Semoga bermanfaat, ya.

Refiza Souvenir on Bridestory

Halaman ini telah diakses dengan kata kunci:

by Amalia Miza