Surah Ar-Rahman

ar-rahman

Rasulullah SAW bersabda : “Segala sesuatu mempunyai pengantin, dan pengantin Al-Quran adalah surah ar-Rahman.” Surah Ar-Rahman tentu sudah tidak asing lagi bagi kita. Surah ke-55 dalam Al-Quran ini merupakan satu-satunya surat yang diawali dengan nama Ilahi. Terdiri dari 78 ayat dengan ciri khas kalimat fabi ayyi ala i rabbikuma tukazziban yang diulang sebanyak 31 kali. Surat ini menerangkan betapa Maha Pemurah Allah SWT kepada makhluk-makhluknya, baik ketika di dunia bahkan sampai di akhirat kelak. Ada beberapa hadis yang menyatakan keutamaan surah Ar-Rahman.

1. Rasulullah  bersabda: “Barangsiapa yang membaca surat Ar-Rahman, Allah akan menyayangi kelemahannya dan meridhai nikmat yang dikaruniakan padanya.” (Tafsir Nur Ats-Tsaqalayn 5/187).

2. Imam Ja’far Ash-shadiq (sa) berkata: “Barangsiapa yang membaca surat Ar-Rahman, dan ketika membaca kalimat ‘Fabiayyi âlâi Rabbikumâ tukadzdzibân’, ia mengucapkan: Lâ bisyay-in min âlâika Rabbî akdzibu (tidak ada satu pun nikmat-Mu, duhai Tuhanku, yang aku dustakan), jika saat membacanya itu pada malam hari kemudian ia mati, maka matinya seperti matinya orang yang syahid; jika membacanya di siang hari kemudian mati, maka matinya seperti matinya orang yang syahid.” (Tsawabul A’mal, hlm 117).

3. Imam Ja’far Ash-Shadiq (sa) berkata: “Jangan tinggalkan membaca surat Ar-Rahman, bangunlah malam bersamanya, surat ini tidak menentramkan hati orang-orang munafik, kamu akan menjumpai Tuhannya bersamanya pada hari kiamat, wujudnya seperti wujud manusia yang paling indah, dan baunya paling harum. Pada hari kiamat tidak ada seorangpun yang berdiri di hadapan Allah yang lebih dekat dengan-Nya daripadanya. Pada saat itu Allah berfirman padanya: Siapakah orang yang sering bangun malam bersamamu saat di dunia dan tekun membacamu. Ia menjawab: Ya Rabbi, fulan bin fulan, lalu wajah mereka menjadi putih, dan ia berkata kepada mereka: Berilah syafaat orang-orang yang mencintai kalian, kemudian mereka memberi syafaat sampai yang terakhir dan tidak ada seorang pun yang tertinggal dari orang-orang yang berhak menerima syafaat mereka. Lalu ia berkata kepada mereka: Masuklah kalian ke surga, dan tinggallah di dalamnya sebagaimana yang kalian inginkan.” (Tsawabul A’mal, hlm 117).

Subhanallah, begitu istimewanya surah Ar-Rahman. Namun jangan lupa bahwa setiap surat dalam Al-Quran menyimpan keistimewaannya masing-masing dan seluruhnya baik untuk kita baca. Dalam masyarakat sekitar kita, surah ar-Rahman seringkali dibacakan saat menggelar tasyakuran. Misalnya saat pengajian menjelang pernikahan, aqiqah, maupun empat bulanan kehamilan. Hal ini bertujuan agar kita selalu senantiasa mengingat nikmat Allah SWT yang telah dilimpahkan kepada kita. Dengan harapan rasa syukur kita akan selalu bertambah dan terus bertambah. Yuk, sertakan ar-Rahman di sepertiga malam :)

 

by Amalia Miza